Sambut HUT ke-81 RI, KJRI Johor Bahru Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk 107 WNI di Penjara Malaysia

Upaya Memastikan Pelindungan dan Pemenuhan Hak Kekonsuleran Warga Negara Indonesia di Luar Negeri

Headline, Internasional6923 Dilihat

Dailykepri.com | Johor –Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 107 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang menjalani masa pidana di Penjara Kluang, Johor, dan Penjara Bentong, Pahang, Malaysia, pada 27–28 Juli 2026. Penyaluran bantuan yang dilaksanakan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi bentuk komitmen nyata Pemerintah Indonesia dalam memastikan seluruh WNI di luar negeri tetap mendapatkan pelindungan, perhatian, serta pemenuhan hak-hak kekonsuleran secara adil.

Bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan kepada 58 narapidana WNI di Penjara Kluang, terdiri dari 51 laki-laki dan 7 perempuan dengan masa hukuman di atas 10 tahun, serta 49 narapidana WNI di Penjara Bentong yang terdiri dari 47 laki-laki dan 2 perempuan dengan masa hukuman lebih dari lima tahun.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Baca juga :
274 WNI Bermasalah Dipulangkan dari Malaysia ke Indonesia

Setiap penerima manfaat memperoleh fasilitas berupa voucher telepon dan voucher makanan yang pengadaannya difasilitasi oleh Koperasi Penjara sesuai dengan standar keselamatan serta keamanan ketat yang ditetapkan oleh Jabatan Penjara Malaysia.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam memastikan seluruh WNI di luar negeri, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum, tetap memperoleh perhatian dan pemenuhan hak-hak kekonsuleran. Kami berharap bantuan voucher ini dapat membukakan akses komunikasi bagi para warga binaan dengan keluarga di Tanah Air, sehingga mampu mengurangi beban psikologis sekaligus memberikan dorongan moral agar mereka bersemangat menjalani masa pembinaan,” tegas perwakilan KJRI Johor Bahru dalam keterangan resminya.

Dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut, Konsul Jenderal RI Johor Bahru juga menggelar pertemuan bilateral dengan Pengarah Penjara Kluang, TKP Mohd Yunos bin Mohd Salleh, serta Timbalan Pengarah Penjara Bentong, (PKK) Azuwan Hafiz bin Ahmad. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pihak perwakilan Indonesia dan Jabatan Penjara Malaysia demi menjamin kelancaran akses kekonsuleran serta mendukung proses pembinaan bagi seluruh warga negara Indonesia yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan tersebut.

Selama bertatap muka langsung dengan para WNI binaan, tim KJRI Johor Bahru membuka ruang dialog interaktif untuk memberikan motivasi agar para tahanan senantiasa menjaga ketertiban, mematuhi hukum yang berlaku di negara setempat, dan menjaga nama baik bangsa.

Baca juga :
KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Anak WNI Terlantar ke Bandung

Guna menjaga keterikatan emosional warga binaan dengan perkembangan di dalam negeri, KJRI turut memaparkan berbagai pencapaian program prioritas pemerintah saat ini, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sekitar 62 juta penerima serta Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang telah dimanfaatkan oleh 59,6 juta masyarakat Indonesia.

Langkah pelayanan kemanusiaan ini menjadi krusial mengingat data resmi KJRI Johor Bahru mencatat ada sebanyak 1.583 tahanan WNI yang tersebar di delapan penjara di wilayah kerjanya, dengan rincian 1.237 orang berstatus narapidana dan 346 orang berstatus terdakwa. Dari total angka tersebut, sebanyak 739 orang tercatat belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

Baca juga : 
KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan PMI Asal Lombok Timur

Untuk meminimalisasi kendala hukum, KJRI Johor Bahru terus memastikan terpenuhinya hak-hak hukum WNI, termasuk menyediakan pendampingan hukum yang dibiayai penuh oleh Pemerintah Indonesia bagi WNI yang terancam hukuman pidana mati, sembari mengapresiasi kerja sama dan komitmen kemanusiaan yang terjalin erat bersama Jabatan Penjara Malaysia.

Komentar