Flushing Oli Transmisi Mobil Matic Sebaiknya Dilakukan Setiap 20.000 Km

Headline, Otomotif7699 Dilihat

Dailykepri.com | Otomotif – Pemilik mobil matic diingatkan untuk tidak mengabaikan perawatan transmisi, salah satunya dengan melakukan flushing oli transmisi secara rutin. Flushing atau pengurasan oli transmisi matic penting dilakukan agar performa kendaraan tetap optimal dan usia pakai lebih panjang.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel Worner Matic spesialis transmisi matic, menegaskan bahwa flushing sebaiknya dilakukan ketika oli sudah kotor atau tidak mampu bekerja dengan baik, meski warnanya masih terlihat merah. “Jangan terkecoh dengan warna oli matik, beberapa ada yang warna merahnya awet,” ujarnya.

Selain kondisi oli, Hermas menyarankan flushing berdasarkan jarak tempuh kendaraan. Untuk mobil yang sering digunakan di kota besar dengan tingkat kemacetan tinggi seperti Jakarta, flushing dianjurkan setiap kelipatan 20.000 hingga 25.000 km. “Flushing oli matic pada kelipatan 20.000 Km sampai 25.000 Km lebih aman untuk menjaga performa transmisi,” jelasnya.

Dengan melakukan flushing sesuai anjuran, pemilik mobil matic dapat menghindari risiko kerusakan transmisi yang lebih serius. Perawatan ini bukan hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga menghemat biaya perbaikan di kemudian hari. Seperti ditegaskan Hermas, perhatian terhadap detail kecil seperti kondisi oli transmisi akan sangat menentukan keawetan mobil matic dalam jangka panjang.

Komentar