Dailykepri.com | Johor – Sebanyak 274 Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bermasalah resmi dipulangkan ke Tanah Air pada hari Sabtu (25 Juli 2026), setelah menyelesaikan seluruh proses hukum dan administratif di Malaysia. Pemulangan dilakukan secara bertahap melalui Terminal Feri Internasional Melaka dan Pelabuhan Port Dickson. Dengan tambahan ini, sejak Januari hingga Juli 2026, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru telah memulangkan total 3.389 WNI dan PMI yang menghadapi masalah di Malaysia.
Rombongan deportan terdiri dari 162 laki-laki, 109 perempuan, serta 2 anak dan 1 bayi perempuan. KJRI memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk seorang PMI yang sedang menjalani pengobatan TBC, seorang ibu hamil tujuh bulan, dua anak, dan seorang bayi berusia empat bulan. Mereka mendapat pendampingan dan bantuan kesehatan selama proses pemulangan.
Baca juga :
KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Anak WNI Terlantar ke Bandung
Berdasarkan asal daerah, lima provinsi dengan jumlah terbanyak adalah Jawa Timur, Sumatera Utara, Aceh, Nusa Tenggara Barat, dan Riau. Pemulangan dilakukan dalam tiga tahap: pukul 10.00 WIB sebanyak 175 WNI dari DTI Machap Umboo, Melaka, diberangkatkan ke Pelabuhan Dumai, Riau; pukul 11.00 WIB sebanyak 25 WNI dari DTI Lenggeng, Negeri Sembilan, menuju Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara; dan pukul 14.30 WIB sebanyak 74 WNI dari DTI Kemayan, Pahang, diberangkatkan ke Pelabuhan Dumai, Riau.
Koordinator Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru, Jati Heri Winarto, menyampaikan harapan agar seluruh WNI tiba dengan selamat dan segera berkumpul bersama keluarga. “Jika suatu hari ingin kembali bekerja di luar negeri, pastikan mencari informasi dari sumber yang benar dan mengikuti prosedur resmi dari BP2MI,” ujarnya. Ia menekankan agar pengalaman ini dijadikan pelajaran berharga serta mengajak para WNI menjadi corong informasi di daerah asal guna mengedukasi masyarakat tentang pentingnya bekerja di luar negeri secara resmi dan aman.
Keberhasilan pemulangan ini merupakan hasil kerja sama erat dengan berbagai pihak di Malaysia, termasuk DTI Machap Umboo, DTI Kemayan, DTI Lenggeng, dan Jabatan Imigresen Malaysia. KJRI juga menyampaikan terima kasih kepada mitra di Indonesia seperti BP3MI, P4MI, Kantor Imigrasi, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, serta KKP provinsi Riau dan Sumatera Utara yang siap sedia menyambut dan membantu para WNI hingga mereka kembali ke rumah.










Komentar