BP Batam Imbau Warga Jaga Jembatan Barelang dari Aksi Vandalisme

Aset publik strategis Batam perlu dijaga bersama

Batam, BP Batam, Headline7566 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam mengimbau masyarakat untuk menjaga aset dan fasilitas publik, khususnya di kawasan Jembatan Barelang, menyusul aksi vandalisme berupa pemotongan kabel lampu sorot yang sempat beredar di media sosial. Peristiwa tersebut, menurut BP Batam, bukan kejadian baru melainkan telah terjadi pada 28 April 2026 dan langsung ditangani aparat berwenang.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa dua orang berinisial T.S. dan S.H. telah diamankan saat kejadian dan diserahkan kepada Kepolisian Sektor Sagulung untuk diproses sesuai hukum. “BP Batam mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki kepedulian dalam menjaga aset negara. Fasilitas publik yang dibangun merupakan milik bersama dan keberadaannya harus kita rawat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Ariastuty.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Hasil pemeriksaan menunjukkan kabel yang dipotong merupakan instalasi lampu sorot milik Kementerian PUPR. Kabel tersebut tidak diambil, hanya dipotong, diduga karena pelaku mengira mengandung tembaga. BP Batam menegaskan bahwa meski aset tersebut milik Kementerian PUPR, pihaknya tetap memperkuat pengamanan melalui patroli rutin dan koordinasi dengan aparat penegak hukum.

Selain itu, BP Batam juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak fasilitas umum. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci menciptakan kawasan yang aman dan tertib. Laporan resmi atas kejadian ini juga telah disampaikan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.

“Jembatan Barelang bukan hanya infrastruktur penghubung, tetapi juga simbol kemajuan Batam dan destinasi yang menjadi kebanggaan kita bersama. Karena itu, mari kita jaga dan lindungi aset ini demi kepentingan masyarakat serta generasi yang akan datang,” tutup Ariastuty.

Komentar