Blackout dan Pemadaman Bergilir Listrik di Karimun, PLN Lakukan Pemulihan

Mesin Pembangkit Terbakar, PLTU Alami Gangguan Traveling Grate

Headline, Karimun7958 Dilihat

Dailykepri.com | Karimun – Kabupaten Karimun mengalami pemadaman listrik total pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB setelah salah satu mesin pembangkit di PLTD Bukit Carok dilaporkan terbakar. Kondisi blackout ini membuat seluruh sistem kelistrikan Karimun lumpuh dan memaksa PLN melakukan pemulihan bertahap.

Manager PLN ULP Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan tersebut. “Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Untuk saat ini sistem kelistrikan Karimun mengalami blackout karena salah satu perangkat pembangkit kami mengalami kebakaran,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin malam.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Hingga pukul 19.00 WIB, PLN baru berhasil menyalakan kembali dua jalur distribusi, yakni Jalur 5 yang melayani wilayah Poros Pongkar hingga Pasir Panjang, serta Jalur 2 yang mencakup Baran 1, Baran 2, Baran 3, Kampung Harapan, Paya Manggis, Batu Lipai, dan sekitarnya. Meski demikian, PLN belum dapat memastikan kapan pasokan listrik di seluruh wilayah Karimun akan kembali normal.

“Terkait status kelistrikan saat ini, baru dua jalur yang bisa dihidupkan. Untuk estimasi penormalan, saat ini belum bisa kami sampaikan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Ahmad Subhan.

PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar sembari petugas terus melakukan penanganan di lokasi pembangkit agar sistem kelistrikan dapat segera pulih sepenuhnya.

Selain itu, manajemen PT PLN (Persero) juga menerapkan pemadaman bergilir di Kabupaten Karimun setelah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit 2 Karimun mengalami gangguan pada sistem Traveling Grate sekitar pukul 10.30 WIB. Gangguan tersebut membuat PLTU harus menjalani perbaikan darurat yang diperkirakan berlangsung hingga Rabu (22/7/2026) malam.

Manager PLN Rayon Tanjungbalai Karimun, Ahmad Subhan, menegaskan tim teknis langsung melakukan penanganan sesaat setelah gangguan terdeteksi. “PLTU Unit 2 Karimun mengalami gangguan pada bagian Traveling Grate sehingga membutuhkan perbaikan darurat. Kami memperkirakan proses perbaikan selesai pada Rabu malam, 22 Juli 2026. Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini,” ujarnya.

Akibat berkurangnya pasokan listrik dari pembangkit, PLN terpaksa melakukan manajemen beban dengan memberlakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Pada Senin siang, pemadaman dilakukan di wilayah Bati dan kawasan sekitar Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT).

Ahmad menambahkan, ini merupakan kedua kalinya PLN menerapkan pemadaman bergilir dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, pemadaman juga dilakukan akibat gangguan pada sistem pembangkit listrik. PLN mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak selama proses perbaikan berlangsung serta mengikuti informasi resmi terkait jadwal pemadaman.

Komentar