Dailykepri.com | Batam – Satuan Polisi Militer (Satpom) Lanud Hang Nadim menyatakan tidak menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan prajurit maupun ASN TNI dalam Operasi Penegakan Ketertiban (Ops Gaktib) Kepolisian Militer bersandi Waspada Wira Garuda Triwulan III Tahun Anggaran 2026. Operasi razia gabungan yang menyasar tujuh tempat hiburan malam (THM) di Kota Batam tersebut berlangsung sejak Minggu (30/8/2026) dini hari hingga menjelang subuh.
Kegiatan pemeriksaan dan pengawasan yang dimulai pukul 21.30 WIB hingga 03.10 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Satpom Lanud Hang Nadim, Kapten POM Yose Rizal. Sebanyak 41 personel gabungan dari 10 instansi dikerahkan untuk menyisir lokasi-lokasi hiburan malam guna memastikan kepatuhan anggota TNI sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Batam.
Komandan Satpom Lanud Hang Nadim, Kapten POM Yose Rizal, menjelaskan bahwa pelibatan berbagai instansi lintas sektor dilakukan agar proses pemeriksaan dan penindakan di lapangan dapat berjalan secara terukur dan proporsional sesuai koridor kewenangan masing-masing institusi.
“Kami menyelenggarakan kegiatan ini dengan mengundang instansi-instansi terkait, mulai dari POM Angkatan Darat, POM Angkatan Laut, Provost Polri, Satpol-PP, BNN, Bea Cukai, Imigrasi, hingga Dinas Pariwisata. Tujuannya agar kita mengejar sasaran sesuai kewenangan. Jika dalam pemeriksaan ditemukan pelanggaran yang melibatkan unsur TNI, Polri maupun masyarakat sipil, penanganan akan langsung dilimpahkan kepada instansi yang berwenang,” ujar Yose Rizal usai kegiatan di kawasan Harbourbay, Batam.
Unsur-unsur personel yang terlibat dalam operasi skala besar ini meliputi 13 personel Satpom Lanud Hang Nadim, 7 personel Satpol-PP Kota Batam, 5 personel BNN Kota Batam, 5 personel Pom Kodaeral IV, 3 personel Denpom I/6 Batam, 3 personel Provost Polresta Barelang, 3 personel Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, 3 personel Bea dan Cukai KPU Batam, serta 2 personel dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.
Dalam pergerakannya, tim gabungan secara berurutan mendatangi dan melakukan pemeriksaan intensif di tujuh THM di kawasan Kota Batam. Lokasi yang disisir meliputi Helen’s Night Mart (SNL), Alexa Bar & Resto, M-One KTV & Club, Galaxy KTV, Andrews, House Live, hingga Tembak Langit.
Pemeriksaan difokuskan pada upaya preventif untuk memastikan para prajurit TNI dan ASN TNI menaati larangan pimpinan terkait tempat-tempat yang tidak boleh dikunjungi. Selain menegakkan aturan internal kedisiplinan, operasi ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi gesekan atau perkelahian yang melibatkan personel TNI, Polri, maupun warga sipil, serta mencegah penyalahgunaan senjata api oleh anggota TNI.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh hingga razia berakhir menjelang subuh, Satpom Lanud Hang Nadim mengonfirmasi bahwa seluruh lokasi bersih dari pelanggaran prajurit TNI, baik dari unsur Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara. Tidak ada kartu identitas atau prajurit yang diamankan selama razia berlangsung, sehingga operasi ini dinilai efektif dalam menjaga kedisiplinan internal sekaligus mendukung terciptanya kondusivitas situasi keamanan di Kota Batam.











Komentar