Terobosan Agung Nugroho Dongkrak PAD Pekanbaru Capai Rp1,2 Triliun

Daerah, Headline7678 Dilihat

Dailykepri.com | Pekanbaru – Inovasi dan terobosan yang digagas Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, berhasil dalam upaya meningkatkan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Pekanbaru dalam satu tahun kepemimpinannya. Terbukti PAD yang dihimpun Pemko Pekanbaru tahun 2025 dari sektor pajak tembus mencapai Rp1,2 triliun, yang merupakan capaian tertinggi dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya maksimal di angka Rp 800 miliar.

Keberhasilan capaian kenaikan PAD yang signifikan ini tidak terlepas dari terobosan yang digagas Wako Agung Nugroho, dimana salah satu terobosan yang dilakukan dengan cara memberikan kemudahan dan diskon pajak PBB. Dengan cara tersebut, masyarakat justru semakin ramai membayar pajak dan meningkat drastis dari periode tahun yang sama. Agung juga meminta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau DPMPTSP mempermudah perizinan. Tak hanya itu saja, Agung minta perizinan bisa terbit dalam waktu singkat tanpa ribet.

Menurut Agung, salah satu contoh, dirinya mengaku meminta agar waktu pengurusan PBG dipercepat, sehingga antusias pengurusan izin tinggi dan retribusi PBG meningkat. Selain itu, ada juga kenaikan pajak opsen, reklame, hotel, restoran dan pajak lainnya, sehingga PAD Kota Pekanbaru naik drastis sejak kepemimpinannya. “PAD kita telah mengalami kenaikan cukup signifikan, jadi jika dibandingkan periode yang sama, di tahun 2025 yang hanya Rp 800-an miliar, sekarang menjadi Rp 1,2 triliun,” kata Agung Nugroho, saat dimintai keterangannya Kamis (30/4/2026) pada wartawan.

Menurutnya, capaian ini juga didukung strategi dan implementasi digitalisasi pajak, sebab penerapan sistem pajak yang dilakukan saat ini berbasis elektronik, dan monitoring real time, serta intensifikasi pajak dan pengetatan pengawasan wajib pajak. ” Yang pasti, dampak PAD yang meningkat, tentu akan berdampak langsung dengan peningkatan pembangunan daerah. Salah satu contohnya, ditahun kemarin kita telah melakukan pengaspalan jalan rusak sepanjang 42 kilometer. Jumlah itu jauh melampaui target tahunan yang hanya sepanjang 20 kilometer. Kemudian adanya program menyekolahkan kembali 1.300 anak putus sekolah, serta bantuan ke anak stunting” paparnya.

Agung juga menyebutkan bahwa pajak-pajak yang dibayarkan wajib dirasakan masyarakat. Salah satunya dengan perbaikan sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum yang selama ini jadi keluhan masyarakat. Tak hanya itu, dibawah kepemimpinannya, Pemko juga berhasil menyelesaikan hutang masa lalu yang mencapai ratusan miliar. “Tata kelola keuangan yang transparansi dan kontrol ketat berbasis data, serta efisiensi belanja daerah, perlu Kita lakukan karena hal ini sangat berdampak terhadap pembayaran TPP ASN. yang tentunya dinilai atas adanya peningkatan kinerja” pungkasnya. (Jhon)

Komentar