Pansus DPRD Batam Bahas Ranperda Pengelolaan Sampah Bersama BP Batam

Sinergi pengelolaan sampah diperkuat untuk wujudkan Batam yang lebih bersih dan tertata

Batam, BP Batam, Headline7479 Dilihat

Dailykepri.com | BatamPanitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Sampah menggelar audiensi dengan BP Batam di Ruang Presentasi Marketing Centre BP Batam, Selasa (22/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah serta kebersihan lingkungan kota.

Rombongan Pansus dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, dan disambut oleh Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, bersama sejumlah pejabat BP Batam. Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas kebutuhan infrastruktur pendukung pengelolaan sampah, termasuk penyediaan lahan dan sarana penampungan sementara yang dinilai masih terbatas. Audiensi ini juga menjadi forum untuk menghimpun masukan dari BP Batam guna menyempurnakan substansi Ranperda agar lebih komprehensif dan aplikatif di lapangan.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Ketua Pansus Muhammad Rudi menegaskan bahwa pembahasan Ranperda Pengelolaan Sampah dilakukan untuk memperkuat koordinasi antara Pemko Batam dan BP Batam. “Banyak masukan yang kita perlukan untuk perubahan Ranperda ini agar dapat memperkuat sinergi Pemko dan BP Batam dalam pengelolaan kebersihan. Di antaranya tentu saja terkait penyediaan infrastruktur dan lahan,” ujar Rudi dalam pernyataan resminya. Ia menambahkan bahwa sinergi yang baik antara kedua lembaga akan menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Salah satu isu yang mendapat perhatian khusus dalam pertemuan tersebut adalah minimnya jumlah bin kontainer di sejumlah titik penampungan sementara. Kondisi ini menyebabkan sampah kerap meluber dan berserakan, mengganggu kebersihan lingkungan. Rudi menilai bahwa keterbatasan sarana penampungan menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi. “Bin kontainer ini masih sangat kurang sehingga banyak sampah yang berserakan di tempat-tempat penampungan sampah sementara. Kita komunikasikan dengan BP Batam bagaimana dapat ikut serta dalam penyediaan bin kontainer ini,” jelasnya.

Foto : Kunjungan kerja Tim Pansus DPRD kota Batam di BP Batam

BP Batam melalui Deputi Bidang Infrastruktur Mouris Limanto menyambut baik langkah DPRD Batam dalam memperkuat regulasi pengelolaan sampah. Ia menegaskan bahwa BP Batam siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung penyediaan infrastruktur dan fasilitas kebersihan yang memadai. “Kami mendukung penuh upaya DPRD dan Pemko Batam dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah. BP Batam akan terus berkoordinasi agar kebersihan kota dapat terjaga dengan baik,” ujar Mouris dalam pernyataan tertulisnya.

Selain membahas aspek teknis, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif antara lembaga pemerintah dan masyarakat. Pansus menilai bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, Ranperda yang sedang disusun diharapkan mampu mencakup mekanisme pengawasan, edukasi publik, serta sistem insentif bagi masyarakat yang berperan aktif dalam pengelolaan sampah.

Muhammad Rudi menegaskan bahwa pembahasan Ranperda akan terus berlanjut dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi teknis, akademisi, dan komunitas lingkungan. Tujuannya agar regulasi yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan pengelolaan sampah di Kota Batam secara menyeluruh. “Kami berkomitmen menyerap masukan dari berbagai pihak agar Ranperda ini tidak hanya menjadi dokumen hukum, tetapi juga solusi nyata bagi kebersihan dan kenyamanan warga Batam,” tegasnya.

Langkah DPRD Batam ini mendapat apresiasi dari BP Batam yang menilai bahwa sinergi antar lembaga merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kota yang bersih dan tertata. Dengan dukungan kebijakan yang kuat dan infrastruktur yang memadai, Batam diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan sampah perkotaan yang efektif dan berkelanjutan di tingkat nasional. Pemerintah daerah dan BP Batam berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi agar visi Batam sebagai kota modern dan ramah lingkungan dapat terwujud.

Komentar