BP Batam dan Polri Perkuat Sinergi Keamanan serta Kepastian Hukum Kawasan Investasi

Penandatanganan MoU dan PKS Melibatkan Polda Kepri untuk Mendorong Iklim Investasi Berkelanjutan di Batam

Batam, BP Batam, Headline8586 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi memperkuat sinergi strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban umum, serta kepastian hukum di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam. Langkah penegasan kolaborasi institusional tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balairung Sari BP Batam, Jumat (21/8/2026).

Dokumen Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Polri, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, dengan didampingi oleh Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Pada kesempatan yang sama, BP Batam juga meresmikan kerja sama teknis bersama Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) melalui penandatanganan PKS oleh Amsakar Achmad dan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Kerja sama lintas lembaga ini mencakup ruang lingkup komprehensif yang dirancang untuk mendukung operasional kawasan strategis. Cakupan tersebut meliputi pertukaran serta pemanfaatan data dan informasi, bantuan pengamanan kawasan vital, pemetaan dan penanganan konflik sosial, penegakan hukum secara adil, hingga peningkatan kapasitas SDM serta pendayagunaan sarana dan prasarana penunjang.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengutarakan bahwa kerja sama ini merupakan manifestasi komitmen bersama dalam memelihara situasi daerah yang kondusif. Hal tersebut sangat krusial mengingat posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Penguatan kolaborasi antara BP Batam, Polri, dan Polda Kepri dinilai penting seiring dengan posisi Batam sebagai kawasan strategis nasional dan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan Indonesia,” ujar Amsakar dalam sambutan resminya.

Amsakar menggarisbawahi bahwa jaminan keamanan dan kepastian hukum menjadi fondasi utama bagi para pelaku usaha serta investor. Dengan lingkungan iklim investasi yang aman dan terukur, aktivitas perekonomian daerah diyakini dapat tumbuh secara positif dan berkelanjutan.

“Kami juga berharap penandatanganan ini dapat memperkuat soliditas BP Batam dan Polri dalam penyelesaian permasalahan hukum di Kota Batam,” tegas Amsakar.

Sementara itu, Asisten Utama Operasi (Astama Ops) Polri, Komjen Pol Muhammad Fadil Imran, menekankan pentingnya perpanjangan kerja sama ini sebagai momentum penyegaran komitmen jajaran kepolisian untuk hadir secara aktif mendukung agenda-agenda pembangunan nasional di daerah.

“Keinginan kami adalah, Polri hadir tidak hanya sebagai security provider, tapi juga sebagai partner pembangunan,” kata Fadil Imran.

Menutup arahannya, Fadil menegaskan kepada seluruh jajaran Polda Kepri agar memastikan bahwa kesepakatan tertulis ini ditindaklanjuti secara nyata di lapangan. Ia meminta agar poin-poin PKS dijalankan secara konsisten guna memberikan dampak langsung terhadap perlindungan hukum dan kenyamanan investasi di Batam.

“Saya titip kepada Kapolda Kepri dan jajaran agar Nota Kesepahaman ini betul-betul dikawal implementasinya,” ujar Fadil menandaskan.

Komentar