BP Batam Rampungkan Perbaikan Jalan Gajah Mada Tiban, 12 Titik Infrastruktur Selesai

Penanganan Drainase dan Struktur Jalan Diprioritaskan untuk Mengatasi Genangan dan Kelancaran Lalu Lintas

Batam, BP Batam, Headline7910 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam merampungkan perbaikan infrastruktur pada ruas Jalan Gajah Mada di kawasan Tiban, khususnya pada segmen depan Southlink dan area dekat Jembatan Sei Ladi. Penyelesaian dua titik krusial ini mencatatkan progres signifikan dalam percepatan pembenahan jaringan jalan di Kota Batam, di mana sebanyak 12 dari total 19 proyek perbaikan jalan yang direncanakan telah selesai dikerjakan 100 persen hingga 3 Agustus 2026.

Penanganan Jalan Gajah Mada kawasan Tiban difokuskan pada perbaikan struktur jalan dan penataan sistem drainase di lokasi-lokasi yang selama ini rawan menggenang saat intensitas hujan tinggi. Kebijakan perbaikan ini didasarkan pada hasil evaluasi teknis dan pemetaan lapangan yang komprehensif, dengan tujuan meningkatkan daya dukung fisik jalan serta meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas bagi para pengguna jalan.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Berdasarkan data rekapitulasi progres per 3 Agustus 2026, 12 pekerjaan yang telah rampung sepenuhnya meliputi pembenahan ruas Jalan Gajah Mada segmen Southlink, akses dekat Jembatan Sei Ladi, lajur di atas underpass Yos Sudarso, hingga jalan di Kawasan Volex. Sementara itu, 2 pekerjaan fisik lain sedang dalam proses pengerjaan intensif, yakni ruas Jalan Gajah Mada segmen Southlink–UIB serta pengaspalan ulang (overlay) di Jalan RE. Martadinata.

BP Batam juga mencatat 3 pengerjaan yang tengah memasuki tahap pengaspalan, yaitu area Simpang Bengkong (Gogomart) dan jalan di Kawasan Industri Simpang Taiwan. Selain itu, terdapat 3 titik pengerjaan yang masuk dalam agenda penanganan berikutnya, seperti jalan Kawasan Industri CPO Kabil serta jalan Kawasan Industri Batu Ampar. Di sisi lain, satu pengerjaan jalan menuju Sei Ladi sempat mengalami kendala teknis berupa terangkatnya struktur badan jalan beton akibat pergeseran kontur tanah di lokasi tersebut.

Jalan setelah Jembatan Sei Ladi

Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, menyampaikan bahwa seluruh pembenahan ini merupakan wujud keterbukaan dan tanggung jawab BP Batam dalam memenuhi hak masyarakat atas fasilitas publik yang representatif dan andal.

“Perbaikan jalan ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari,” ujar Sthefani Barlian dalam keterangan resminya di Batam Centre, Kamis (20/8/2026).

Lebih lanjut, Sthefani menekankan bahwa pihak teknis BP Batam terus mengawasi secara ketat pengerjaan di lapangan yang masih berjalan, termasuk segmen Jalan Gajah Mada Southlink–UIB dari arah Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota. BP Batam juga menyampaikan apresiasi atas pengertian masyarakat selama proses konstruksi berlangsung.

“Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Kami memahami bahwa proses perbaikan dapat memengaruhi mobilitas, namun seluruh tahapan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur Batam yang semakin baik,” tambahnya.

Jalan Kawasan Industri Sekupang-Volex

Melalui percepatan program infrastruktur ini, BP Batam optimistis kelancaran konektivitas darat di Kota Batam akan makin optimal, sekaligus mampu mendorong efisiensi transportasi dan mobilitas ekonomi masyarakat secara luas.

Komentar