Batam Grassroot Football Festival 2026 Tuntas, Empat Tim Terbaik Melenggang ke Tingkat Internasional

Ajang pembinaan sepak bola usia dini di Stadion Temenggung Abdul Jamal melahirkan talenta muda yang siap bersaing di kancah internasional

Batam, BP Batam, Headline7603 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Turnamen sepak bola usia dini Batam Grassroot Football Festival 2026 secara resmi ditutup pada Minggu (9/8/2026) sore di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam. Ajang bergengsi ini menjadi wadah pembinaan sekaligus panggung pembuktian bagi talenta-talenta muda pesepak bola di Kota Batam untuk melangkah ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi.

Empat tim terbaik atau semifinalis dari masing-masing kelompok umur secara otomatis mengantongi tiket untuk melaju ke babak festival internasional. Putaran internasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026 di Stadion Gelora Citra Mas, dengan menargetkan kepersertaan sekitar 16 tim yang berasal dari Indonesia serta beberapa negara tetangga.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Ketua Panitia Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Yudi Candra, menegaskan keberhasilan para kontestan yang berhasil menembus babak empat besar. “Empat besar terbaik meraih tiket otomatis ke festival internasional minggu depan,” ujar Yudi. Selain mengamankan tempat di ajang internasional, para pemain bertalenta yang teridentifikasi sepanjang kompetisi ini juga berpeluang masuk ke dalam program pembinaan Batam Prime FC untuk diseleksi menjadi bagian dari tim elite.

Sementara itu, Wakil Ketua Pembina Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang juga menjabat sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan Investasi BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, mewakili Kepala BP Batam Amsakar Achmad, menekankan esensi mendasar dari pembinaan usia dini. “Sepak bola usia dini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau membawa pulang piala. Ini tentang mimpi, keberanian, persahabatan dan pembentukan harapan bagi generasi muda,” tutur Irfan dalam sambutannya.

Irfan menjelaskan bahwa setiap kelompok usia memiliki tahapan pengembangan karakter dan teknis yang berbeda. Kategori U-8 menjadi ajang untuk mengenalkan keberanian serta pengalaman bertanding, kategori U-10 mengasah kreativitas dan semangat berkompetisi, sedangkan kategori U-12 melatih kemampuan teknik, taktik, dan sikap sportif yang lebih matang. Mengapresiasi seluruh perjuangan para peserta di lapangan, ia menegaskan pentingnya rasa percaya diri bagi anak-anak. “Adik-adik, kalian semua yang ada di lapangan ini adalah juara,” ucapnya.

Lebih lanjut, pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pelatih serta orang tua yang konsisten mendampingi tumbuh kembang para atlet muda. Irfan optimistis, melalui pola pembinaan yang terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan, dari Kota Batam akan lahir bintang-bintang lapangan hijau yang sanggup bersaing di tingkat nasional hingga internasional. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini dan khusus para orang tua dan pelatih yang telah membimbing anak-anak hebat ini. Mari kita buktikan dari Batam akan lahir pemain-pemain hebat yang mewarnai panggung sepak bola nasional hingga asia dan dunia,” tegasnya.

Dari jalannya kompetisi, persaingan sengit di lapangan akhirnya melahirkan para juara di setiap kategori. Pada kategori U-8, gelar juara pertama diraih oleh SSB NFA, disusul SSB Ongis FA di posisi kedua dan SSB GBC FC di posisi ketiga. Kategori U-10 kembali didominasi oleh SSB NFA yang keluar sebagai juara pertama, diikuti SSB Bina Pratama sebagai juara kedua dan GBC FC di peringkat ketiga. Sedangkan untuk kategori U-12, Kemuning Lion berhasil menyabet gelar juara pertama, disusul FCB FC SSB sebagai juara kedua dan Progress Plus FA yang mengamankan peringkat ketiga.

Komentar