Dailykepri.com | Batam – Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) Anak Ceria di Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, yang dibina oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Offtake Stasiun Panaran, kini tengah berupaya meningkatkan fasilitasi pendampingan berkelanjutan.
Program ini merupakan bagian dari Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, tidak hanya menekankan kepatuhan terhadap lingkungan, tetapi juga inovasi sosial seperti pembinaan Tamasya.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, dr. Victor Palimbong, M.K.M, mendorong agar Tamasya Anak Ceria dapat menjadi bagian dari pencapaian PROPER Emas sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pengasuhan anak pekerja.
“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi langkah strategis untuk mendukung generasi yang sehat, berkualitas, dan siap menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Baca juga :
BKKBN Kepri Gelar Aksi Genting dan Genre Goes to Pulau Ngenang
Ia menambahkan, keberadaan Tamasya di lingkungan perusahaan memberi jaminan pengasuhan anak bagi pekerja sehingga dapat mendukung kesejahteraan keluarga.
Head Area PGN Batam, Wendi Purwanto, menyambut baik dorongan tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan layanan pendampingan bagi anak dan keluarga pekerja.
“Kami akan berusaha bersama tim berkomitmen untuk mendukung peningkatan layanan pendampingan bagi anak dan keluarga bagi pekerja,” terangnya di kantor PGN Tbk,-Offtake Stasiun Panaran, Rabu (20/5/2026).
Hal ini sejalan dengan tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus mendukung target PGN menuju PROPER Emas.
Baca juga :
BKKBN Kepri Dorong Literasi Keuangan Bersama OJK dan BAZNAS untuk Kemandirian Ekonomi Keluarga
Program Tamasya yang digagas oleh BKKBN melalui perwakilan Provinsi Kepri menjadi salah satu inovasi sosial yang diharapkan dapat memperkuat peran perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan.
Dengan dukungan PGN, Tamasya Anak Ceria diharapkan mampu menjadi model pengasuhan anak yang modern, adaptif, dan berkontribusi pada pencapaian target pembangunan nasional. (**/Dnl)











Komentar