Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam: Alirkan Air Bersih Secara Bertahap

Pasokan air minum ke wilayah terdampak mulai dipulihkan setelah tim teknis menyelesaikan perbaikan pada Sabtu sore

Batam, BP Batam, Headline7585 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir resmi menyelesaikan pekerjaan penanganan jaringan pipa air minum berdiameter 800 milimeter di kawasan Muka Kuning, Sabtu (29/8/2026) pukul 14.45 WIB. Pasca selesainya perbaikan teknis tersebut, pengaliran air bersih kepada para pelanggan di wilayah terdampak mulai dipulihkan secara bertahap dan terukur guna mengutamakan kestabilan tekanan serta keamanan jaringan secara menyeluruh.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Sabtu siang untuk memastikan seluruh langkah penanganan berjalan optimal dan selesai sesuai target. Dalam peninjauan tersebut, Amsakar menegaskan pentingnya komitmen pelayanan publik dan pengawasan ketat terhadap pemulihan distribusi air minum ke pemukiman warga.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar. Seluruh tim harus bekerja maksimal, terukur, dan memastikan jaringan aman sebelum aliran dipulihkan,” tegas Amsakar di lokasi pekerjaan.

Amsakar menambahkan bahwa proses pemulihan suplai dilakukan secara berhati-hati agar tidak memicu gangguan tekanan berulang pada jaringan utama. “Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan. Saya minta proses pemulihan ini dipantau secara ketat sampai pelayanan benar-benar normal,” ujarnya.

Pekerjaan relokasi pipa di depan Kawasan Batamindo ini sebenarnya telah dimulai sejak Rabu (26/8/2026). Dalam perjalanannya, tim teknis menghadapi tantangan teknis yang cukup berat di lapangan, terutama pada proses penyambungan dan pengelasan pipa, sehingga memakan waktu lebih lama dari perencanaan awal. Kendala berlanjut saat uji coba pengaliran dilakukan pada Jumat (28/8/2026), di mana ditemukan titik kebocoran baru yang mengharuskan tim teknis melakukan pengelasan ulang serta pengujian ekstra cermat sebelum jaringan siap beroperasi kembali.

Terhambatnya proses perbaikan tersebut berdampak pada durasi gangguan suplai air minum yang dirasakan pelanggan, khususnya di wilayah Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina, dan sekitarnya. Guna mengurangi beban warga selama masa perbaikan, BP Batam menyalurkan bantuan air bersih melalui armada tangki ke pemukiman terdampak sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga akibat durasi perbaikan yang melebihi estimasi awal. Denny juga mengapresiasi dukungan serta kesabaran warga selama tim teknis bekerja di lapangan.

“Yang paling utama adalah memastikan setelah perbaikan ini selesai, jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat segera pulih. Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” ujar Denny.

BP Batam bersama PT Air Batam Hilir akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap skema distribusi air hingga seluruh wilayah terdampak mendapatkan suplai dengan tekanan normal. Selain fokus pada pemulihan, evaluasi menyeluruh juga disiapkan untuk meningkatkan kesiapan teknis, pengawasan proyek jaringan pipa, dan kualitas pelayanan air bersih di Kota Batam ke depan.

Komentar