Dailykepri.com | Batam – PT Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan penanganan darurat terhadap kebocoran pipa distribusi utama berukuran 800 mm di jalur Muka Kuning, tepatnya di depan kawasan Batamindo, Jumat (28/8/2026). Langkah penanggulangan ini diambil guna menekan dampak gangguan pasokan air bersih yang meluas ke sejumlah wilayah pemukiman dan kawasan industri di Kota Batam.
Insiden kebocoran pada jaringan perpipaan vital tersebut terjadi setelah pengerjaan pemindahan pipa oleh kontraktor jalan mengalami keterlambatan signifikan dari estimasi awal. Pekerjaan yang semula dijadwalkan rampung pada Kamis (27/8/2026) pukul 04.00 WIB tersebut baru dapat diselesaikan oleh pihak kontraktor pada Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 09.45 WIB.
Saat jaringan mulai kembali dioperasikan sekitar pukul 13.00 WIB pada hari yang sama, tim teknis PT Air Batam Hilir menemukan adanya titik kebocoran baru pada pipa bertekanan tinggi tersebut. Air yang keluar dari titik kerusakan langsung menghambat proses pemulihan serta pengoperasian normal sistem distribusi SPAM Batam.
Manajemen PT Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan berulang yang harus dialami akibat ketidaktepatan jadwal pekerjaan pihak ketiga serta munculnya kebocoran susulan di lokasi yang sama.
“Kami sangat memahami ketidaknyamanan dan keluhan yang dirasakan pelanggan akibat gangguan berulang ini. Saat ini tim teknis telah diturunkan penuh ke lokasi untuk mempercepat perbaikan dengan tetap mengutamakan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3),” tulis PT Air Batam Hilir dalam keterangan resmi yang diterima Dailykepri.com, Jumat, (28/8/2026).
Guna menuntaskan persoalan di lapangan, PT Air Batam Hilir selaku mitra operasi dan pemeliharaan SPAM Batam–BP Batam langsung menurunkan tim teknis untuk mengisolasi area, memastikan kondisi jaringan, serta menerapkan metode perbaikan yang sesuai dengan karakteristik lokasi perpipaan skala besar tersebut.
Sejumlah kawasan yang berpotensi mengalami gangguan aliran hingga penghentian sementara selama proses perbaikan dan pemulihan bertahap ini mencakup wilayah Batam Centre, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid, Rosedale, Dutamas, Industri Batam Centre, Citra Batam, Livia, Kintamani, Bengkong Nusantara, Tembesi, Barelang, Saguba, Fanindo, hingga kawasan Marina dan sekitarnya.
“Apabila proses perbaikan teknis telah selesai dilakukan, jaringan pipa akan segera dioperasikan kembali. Penataan dan pengaturan tekanan air akan dijalankan secara bertahap agar aliran air dapat kembali menjangkau seluruh wilayah pelanggan secara optimal,” tegas PT Air Batam Hilir.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan publik, PT Air Batam Hilir akan terus melakukan pengawasan intensif di lokasi pengerjaan hingga distribusi air benar-benar stabil, sekaligus menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala kepada masyarakat.











Komentar