Dailykepri.com | Batam – Aksi nekat pencurian sparepart mobil terjadi di tengah kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Taman Lestari Blok D, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 13.50 WIB.
Peristiwa tersebut berujung tragis setelah satu dari dua terduga pelaku yang mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor menabrak dua orang warga yang diduga berusaha menghentikan lajunya di jalan utama perumahan.
Akibat benturan keras tersebut, terduga pelaku langsung terjatuh dan pingsan di lokasi kejadian, sementara dua warga yang ditabrak mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Aini untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara terduga pelaku yang saat pemeriksaan awal tidak ditemukan identitasnya tersebut saat ini telah dievakuasi ke RSUD Embung Fatimah dalam penanganan medis dan pengawasan kepolisian.
Kejadian berawal saat Fajar, anak dari Junaidi, pemilik gudang sparepart Global Fajar Auto, mendapati dua orang tidak dikenal tengah menggasak komponen aluminium dan sparepart gearbox mobil dari dalam gudang di samping rumahnya. Mengetahui aksinya dipergoki, kedua terduga pelaku langsung melarikan diri secara terpisah, satu terduga pelaku melarikan diri dengan berlari, sementara rekannya memacu sepeda motor Honda Scoopy warna merah dengan kecepatan tinggi menuju jalan utama penghubung Blok D dan Blok E. Berdasarkan keterangan warga, sepeda motor yang diduga digunakan pelaku sempat teridentifikasi dari rekaman CCTV dan pernah dibagikan dalam forum komunikasi warga Kelurahan Kibing.

Mendengar teriakan warga yang mengejar terduga pelaku, dua orang warga Blok E yang sedang menyelenggarakan kegiatan perlombaan Agustusan, yakni Hendri dan Yopi, secara spontan berusaha menghadang laju sepeda motor tersebut. Namun, terduga pelaku justru terus menancap gas hingga menabrak kedua warga. Akibat insiden ini, Hendri mengalami sesak napas pascabenturan, sedangkan Yopi mengalami luka serius di bagian kepala yang memerlukan jahitan medis di Rumah Sakit Aini.
Ketua RT 05 RW 13 Perumahan Taman Lestari, Agus Prianto, mengonfirmasi kronologi kejadian tersebut dan memastikan barang bukti telah diserahkan kepada pihak berwajib.
“Pengendara motor melaju sangat kencang dari atas setelah diteriaki oleh Fajar. Warga kami dua orang, Pak Hendri dan Pak Yopi, secara spontan menghalangi laju motor. Terduga pelaku jatuh sendiri setelah menabrak dan pingsan. Alat bukti berupa motor Scoopy merah dan sparepart mobil sudah diserahkan ke pihak Polsek Batu Aji,” ujar Agus Prianto saat memberikan keterangan di rumah sakit Aini, Batu Aji.
Pemilik gudang sekaligus korban pencurian, Junaidi, mengungkapkan bahwa insiden kemalingan ini merupakan kejadian yang kelima kalinya menimpa tempat usahanya. Ia menegaskan akan membuat laporan resmi ke Polsek Batu Aji pada sore hari. Sementara itu, pihak Polsek Batu Aji menyatakan jajarannya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan intensif terkait dugaan pencurian di siang bolong ini, termasuk melacak keberadaan satu terduga pelaku lain yang melarikan diri.

Insiden ini mendapat perhatian langsung dari Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Muhammad Rudi, S.T., yang meninjau langsung kondisi kedua warga korban tabrakan di Rumah Sakit Aini. Dalam kunjungannya, Rudi menyampaikan imbauan penting terkait kewaspadaan keamanan lingkungan.
“Kita meminta warga untuk menjaga keamanan lingkungannya masing-masing serta meminta kepada pihak kepolisian Bhabinkamtibmas Kelurahan Kibing melakukan patroli pada saat ada kegiatan besar seperti Agustus ini, karena masyarakat lebih banyak berkegiatan di luar. Ini merupakan pelajaran untuk warga yang lain karena maling ini memanfaatkan kesempatan di rumah yang kosong saat kita sedang beracara,” tegas Muhammad Rudi, S.T. (*/Daniel)











Komentar