BP Batam dan PT Air Batam Hilir Tangani Kebocoran Pipa Susulan di Muka Kuning, Suplai Air ke Sejumlah Wilayah Terhenti

Tim teknis gabungan dikerahkan dengan alat berat untuk mempercepat perbaikan jaringan distribusi dan memulihkan layanan air minum

Batam, BP Batam, Headline8738 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam berkolaborasi dengan PT Air Batam Hilir (ABH) tengah berupaya keras dan bergerak cepat merespons insiden kebocoran susulan pada jaringan distribusi pipa air minum yang berlokasi di kawasan Jalan Utama, tepatnya di depan Kawasan Industri Batamindo, Muka Kuning, pada Jumat (28/8). Insiden gangguan suplai air ini mengharuskan penghentian distribusi sementara guna memperlancar dan mengamankan proses perbaikan di lapangan, yang secara langsung berdampak pada terhentinya aliran air ke puluhan kawasan permukiman dan pusat bisnis di Kota Batam.

Titik kebocoran susulan ini pertama kali teridentifikasi oleh tim teknis di lapangan pada sekitar pukul 13.00 WIB. Temuan rembesan air ini muncul pada titik koordinat yang sebelumnya baru saja memasuki tahap penanganan. Kondisi darurat tersebut terjadi tepat pada momen krusial ketika proses pengaliran air tengah diupayakan kembali secara bertahap menuju jaringan pipa pelanggan. Menghadapi situasi ini, Badan Usaha Sistem Penyediaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam bersama PT Air Batam Hilir langsung melakukan sterilisasi serta pengamanan di area proyek guna segera memulai tindakan penanganan teknis lanjutan tanpa penundaan.

Gambar dengan Link DailyKepri Image

Langkah cepat yang diambil oleh tim gabungan saat ini difokuskan pada mobilisasi material, persiapan kelengkapan peralatan teknis, hingga pengadaan dukungan alat berat tambahan yang dinilai krusial untuk mempercepat proses normalisasi jaringan. Sebagai konsekuensi dari prosedur perbaikan demi memastikan keselamatan para pekerja di lapangan, suplai air minum ke wilayah-wilayah sentral terpaksa dihentikan sementara waktu. Wilayah yang terdampak mencakup Batam Center, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid Park, Rosedale, Dutamas, Eden Park, Kawasan Industri Batam Center, Citra Batam, Marchelia, Livia, hingga Kintamani. Selain itu, kawasan lain seperti Bengkong Nusantara, Sagulung Baru, Tembesi, Barelang, Sei Lekop, Fanindo, Marina, dan sekitarnya juga turut mengalami gangguan suplai.

Menyikapi dampak luas dari insiden ini, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, secara langsung menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh elemen masyarakat yang kembali harus merasakan ketidaknyamanan akibat terhentinya layanan. “Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang kembali dirasakan masyarakat. Saat ini tim di lapangan bergerak cepat untuk menangani kebocoran dan memulihkan pelayanan,” ujar Denny menegaskan komitmen otoritasnya.

Denny juga menekankan bahwa instruksi perbaikan yang diberikan kepada tim teknis di lapangan tidak sekadar berfokus pada kecepatan, melainkan harus sangat memperhatikan aspek keselamatan kerja, kondisi integritas jaringan, serta kualitas akhir layanan kepada para pelanggan. Ia menegaskan tidak ingin pekerjaan dilakukan dengan terburu-buru hingga berisiko menimbulkan kerentanan atau persoalan baru pada instalasi pipa tersebut di kemudian hari. “Yang kami dorong adalah penanganan yang cepat, tepat, dan memastikan jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik. Tim teknis terus berkoordinasi dan perkembangan di lapangan akan kami pantau,” tambahnya.

Insiden di kawasan Muka Kuning ini dipastikan akan menjadi bahan evaluasi komprehensif bagi jajaran BP Batam bersama mitra operatornya, PT Air Batam Hilir. Fokus utama evaluasi ke depan akan diarahkan pada peningkatan kesiapan teknis, pengetatan pengawasan pekerjaan di lapangan, dan penyempurnaan langkah-langkah mitigasi guna meminimalkan potensi gangguan layanan serupa di masa mendatang. Sembari menunggu tahapan normalisasi perbaikan rampung, pihak BP Batam terus mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk bersikap bijak dan berhemat dalam menggunakan persediaan air. Segala informasi terkait perkembangan pekerjaan dan estimasi waktu pemulihan suplai akan terus diperbarui secara berkala melalui berbagai kanal resmi yang dikelola oleh PT Air Batam Hilir.

Komentar