Dailykepri com | Batam – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana pelabuhan di berbagai wilayah Kepulauan Riau mulai dipadati masyarakat yang bersiap pulang ke kampung halaman. Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar menempuh perjalanan panjang menyeberangi laut atau antar pulau, melainkan perjalanan hati untuk kembali ke rumah, bertemu orang tua, dan berkumpul bersama keluarga tercinta.
Di wilayah kepulauan seperti Kepulauan Riau, transportasi laut menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, terutama saat arus mudik Lebaran. Setiap tahun ribuan penumpang memanfaatkan kapal penyeberangan untuk kembali ke daerah asal, membawa harapan, rindu, dan cerita untuk dibagikan kepada keluarga di kampung halaman. Pada arus mudik Lebaran tahun 2026, sebanyak 14 kapal Ro‑Ro dioperasikan untuk melayani berbagai lintasan penyeberangan di wilayah Kepulauan Riau. Armada tersebut menjadi tulang punggung transportasi laut yang memastikan perjalanan mudik berlangsung lebih lancar dan aman di tengah meningkatnya mobilitas antar pulau.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran PT ASDP Indonesia Ferry Batam, hingga 15 Maret 2026 tercatat 10.168 orang telah menggunakan transportasi kapal Ro‑Ro. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan moda penyeberangan sebagai sarana untuk kembali ke kampung halaman dan merayakan Hari Raya bersama keluarga.
Bagi banyak keluarga, momen pertemuan saat Lebaran memiliki makna mendalam. Percakapan hangat di ruang keluarga, tawa anak‑anak yang kembali berkumpul dengan orang tua, serta kebersamaan yang jarang terjadi sepanjang tahun menjadi pengingat bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama untuk berbagi kasih sayang dan nilai‑nilai kehidupan.
Melihat pentingnya peran keluarga dalam kehidupan masyarakat, Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau hadir di tengah arus mudik dengan mendirikan Posko Pesona Keluarga bagi para pemudik. Layanan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan pelayanan terkait kesehatan serta kesejahteraan keluarga. Melalui posko tersebut, masyarakat dapat memperoleh konseling keluarga, konsultasi tumbuh kembang anak, pelayanan dan konseling kesehatan reproduksi, serta layanan cek kesehatan gratis. Kehadiran Pesona Keluarga diharapkan membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan sekaligus menyediakan ruang konsultasi terkait berbagai persoalan keluarga.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina, M.Si., menyampaikan bahwa momentum mudik merupakan kesempatan baik untuk memperkuat kembali peran keluarga dalam kehidupan bermasyarakat. “Mudik bukan hanya perjalanan pulang ke kampung halaman, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga. Melalui Pesona Keluarga, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan dan konseling keluarga selama perjalanan, sehingga keluarga dapat berkumpul dalam kondisi sehat, bahagia, dan harmonis,” ujarnya.
Rohina menambahkan bahwa keluarga yang kuat menjadi fondasi penting bagi lahirnya generasi berkualitas di masa depan. “Ketika keluarga sehat dan harmonis, akan lahir generasi yang kuat. Dari keluarga yang kuat inilah masyarakat tangguh dan bangsa maju dapat dibangun,” tambahnya.
Dengan hadirnya layanan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan serta keharmonisan keluarga, perjalanan kembali ke kampung halaman dapat menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga. Semangat Membangun Keluarga, Membangun Bangsa kembali dihidupkan dalam setiap perjalanan pulang para pemudik, karena dari keluarga yang hangat dan kuat, harapan untuk masa depan bangsa terus tumbuh dan berkembang.











Komentar