Dailykepri.com | Batam – Sebagai langkah antisipasi guna menjaga kelangsungan ketersediaan air minum di tengah fenomena El Nino dan minimnya intensitas curah hujan, PT Air Batam Hilir bersama Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU SPAM) BP Batam melakukan penyesuaian operasional sementara pada Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Nongsa.
Kebijakan penyesuaian distribusi berupa pengurangan jam aliran dan penurunan tekanan air ke rumah pelanggan di wilayah Nongsa, Batu Besar, dan sekitarnya tersebut mulai diberlakukan secara resmi sejak Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 06.00 WIB.
Melalui pengaturan operasional darurat ini, kapasitas pendistribusian air dari IPAM Nongsa disesuaikan menjadi 10 liter per detik (l/d). Pengurangan debit tersebut berdampak langsung pada terjadinya penyesuaian jam layanan dan giliran aliran air bagi seluruh masyarakat yang berada di jalur suplai kawasan tersebut.
Manajemen PT Air Batam Hilir mengimbau warga di wilayah Nongsa dan sekitarnya untuk mengantisipasi penyesuaian suplai dengan menampung air saat aliran tersedia. Masyarakat juga diminta menggunakan air secara bijak untuk kebutuhan prioritas, memeriksa ketiadaan kebocoran pada instalasi pipa rumah, serta menghindari penggunaan air secara berlebihan.
Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai pola distribusi maupun menyampaikan pengaduan layanan, dapat mengakses saluran komunikasi resmi perusahaan melalui Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) di Bengkong, Batu Aji, dan HO Batam Center, Call Center (0778) 5700 000, WhatsApp 0811 778 0166, aplikasi Mobile Application Air Minum Batam, situs web www.airbatam.com, surel kontakpelanggan@airbatam.com, serta akun media sosial resmi @airbatamhilir di Instagram, Twitter, dan Facebook.











Komentar