Dailykepri.com | Olahraga – Arsenal berhasil meraih kemenangan penting atas Burnley dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-37 Liga Inggris 2025/26 di Emirates Stadium, Selasa dini hari WIB. Gol tunggal Kai Havertz pada babak pertama menjadi penentu hasil yang menjaga asa The Gunners dalam perebutan gelar juara.
Tambahan tiga poin membuat tim asuhan Mikel Arteta semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan lima poin atas Manchester City. Namun, posisi Arsenal belum sepenuhnya aman karena The Citizens masih menyimpan dua pertandingan yang belum dimainkan. Jika City konsisten meraih kemenangan, penentuan juara akan berlangsung hingga pekan terakhir. Arsenal dituntut menang pada laga pamungkas melawan Crystal Palace demi memastikan trofi tetap berada dalam genggaman.
Sementara itu, kekalahan ini tidak lagi berpengaruh bagi Burnley. Tim tamu sudah dipastikan terdegradasi dari Liga Inggris musim ini dan terpuruk di peringkat ke-19 dengan koleksi 21 poin.
“Kami harus tetap fokus hingga akhir musim, kemenangan ini sangat berarti bagi perjalanan kami,” ujar Mikel Arteta usai pertandingan.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Arsenal langsung mendominasi jalannya laga sejak menit awal. Havertz membuka peluang berbahaya pada menit ke-13, disusul tembakan Leandro Trossard yang membentur tiang gawang. Bukayo Saka juga sempat mendapat kesempatan emas pada menit ke-34, tetapi penyelesaiannya masih digagalkan pertahanan Burnley. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36 ketika Havertz sukses menanduk bola hasil umpan sepak pojok untuk membawa Arsenal unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Burnley mencoba memberikan perlawanan. Jaidon Anthony sempat mengancam melalui serangan balik cepat, namun tembakannya melayang di atas mistar gawang David Raya. Arsenal hampir menggandakan keunggulan lewat sepakan Eberechi Eze yang kembali membentur mistar, sementara Trossard juga gagal memanfaatkan peluang di menit-menit akhir. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan pemain menunjukkan kekuatan penuh Arsenal dengan formasi 4-3-3, menurunkan David Raya di bawah mistar, Saliba dan Gabriel di jantung pertahanan, serta Havertz sebagai ujung tombak. Burnley tampil dengan formasi 4-2-3-1, namun tetap kesulitan menembus rapatnya lini belakang tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Arsenal masih bertekad penuh menjaga peluang juara, sementara Burnley harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.











Komentar