Sinergi Pemko Pekanbaru–PLN Tingkatkan Penanganan Kebakaran dan Ketertiban Listrik

Daerah, Headline, Nasional7988 Dilihat

Dailykepri.com | Pekanbaru  – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Selasa (28/4/2026) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lanjutan terkait sinergitas mitigasi risiko kelistrikan dan penanganan kebakaran.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan keselamatan masyarakat serta meminimalisir potensi kebakaran akibat gangguan kelistrikan. ‎Rakor kali ini juga dihadiri oleh General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pekanbaru Zulhelmi Arifin, Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Masykur Tarmizi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zarman Candra, serta Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Pekanbaru.

‎General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono dalam sambutannya mengatakan, pentingnya sinergi antara PLN dan pemerintah daerah dilakukan dalam mengantisipasi potensi risiko kelistrikan yang dapat memicu kebakaran.

“Sinergi antara PLN dan Pemerintah Kota Pekanbaru menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem mitigasi risiko kelistrikan yang lebih efektif untuk selanjutnya diinformasikan kepada masyarakat, sebab melalui koordinasi yang berkelanjutan, kita harapkan dapat mempercepat respons, memperkuat pencegahan, serta memastikan keselamatan masyarakat secara menyeluruh,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Didik juga menyampaikan bahwa, PLN kedepannya sangat berkomitmen dalam mengantisipasi potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik di tengah-tengah permukiman serta toko-toko dan pusat kegiatan sosial masyarakat.

‎“Saat ini PLN terus melakukan langkah preventif melalui pemeliharaan jaringan secara berkala, edukasi keselamatan ketenagalistrikan, serta respons cepat terhadap potensi gangguan, sembari kita imbau masyarakat agar menggunakan instalasi listrik sesuai standar guna meminimalisir risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran,” tambahnya. Disisi lain, Plh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, sangat merespon positif PLN, serta mengatakan bahwa sinergi ini akan difokuskan pada wilayah-wilayah rentan.

‎“Untuk langkah awal, kita akan fokuskan pada masyarakat kurang mampu, kawasan padat penduduk, serta wilayah yang sulit dijangkau mobil pemadam kebakaran melalui program inspeksi instalasi listrik bersama, karena hal ini merupakan langkah preventif dimana diharapkan dapat menekan potensi kebakaran sejak dini sekaligus mempercepat penanganan di lapangan,” timpalannya.

Melalui rakor ini, PLN dan Pemko Pekanbaru juga menyepakati peningkatan koordinasi teknis di lapangan, khususnya terkait percepatan komunikasi pemadaman aliran listrik saat terjadi kebakaran, sehingga tim pemadam kebakaran dapat segera melakukan penanganan tanpa hambatan.

‎Selain melakukan respon cepat terhadap langkah preventif, PLN juga mulai melakukan berbagai persiapan dalam rangka mendukung Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 yang akan diperingati pada 23 Juni 2026 mendatang.

Dukungan reel tersebut antara lain berupa kesiapan keandalan pasokan listrik serta rencana program promo tambah daya bagi masyarakat, rumah ibadah, dan fasilitas pendidikan sebagai bentuk partisipasi dalam memeriahkan peringatan hari jadi kota.

“Dengan sinergi yang semakin kuat, kita harapkan upaya mitigasi risiko kelistrikan dan penanganan kebakaran di Kota Pekanbaru dapat berjalan lebih optimal, sehingga keselamatan masyarakat semakin terjamin dan potensi kerugian akibat kebakaran dapat diminimalisir,” tegasnya. (Jhon)

Komentar