KICK OFF Pelayanan KB Serentak Awal Tahun 2026 di Wilayah Prioritas

Batam, Headline6548 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd membuka Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak Awal Tahun 2026 yang diadakan secara daring nasional, Rabu (11/02/2026). Lokus pelaksanaan kegiatan di area provinsi Kepulauan Riau adalah Klinik Pratama Rumah Sakit Pembantu (Rumkitban) TNI AD, Batam.

Dalam kegiatan yang dihadiri 100 orang peserta ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau , Rohina,M.Si , didampingi Wakil Kepala Rumkitban Batam, Lettu Karisa , Pimpinan Cabang IBI Kota Batam, Husna Z, IDI Cabang Batam, perangkat daerah dan masyarakat setempat mengikuti zoom meeting bersama sebagai bagian dari penguatan layanan KB sejak awal tahun. Sementara Rumkitban tetap melaksanakan pelayanan KB kepada para akseptor.

Pelayanan KB Serentak Awal Tahun 2026 mengusung tema Pelayanan Kontrasepsi untuk Penggarapan Unmet Need KB di Wilayah Prioritas (PANTAU KB), diarahkan untuk mengurangi ketimpangan layanan KB antarwilayah melalui peningkatan kesertaan KB modern serta penurunan kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi, khususnya di daerah dengan akses layanan terbatas.

Menteri Wihaji menegaskan bahwa pelayanan KB harus dimulai dari wilayah yang paling membutuhkan. “Pelayanan KB harus hadir lebih dulu di daerah dengan keterbatasan akses, agar keluarga memperoleh layanan kesehatan reproduksi yang setara,” ujarnya.

Dalam sesi diskusi dan laporan langsung dari daerah, Menteri berdialog dengan perwakilan empat wilayah layanan terpilih, yakni Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua; Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara; wilayah perkotaan di Provinsi Jawa Tengah; serta Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Diskusi tersebut menyoroti pelaksanaan pelayanan KB di lapangan, termasuk ketersediaan tenaga kesehatan, alat kontrasepsi, serta strategi menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan terdampak bencana.

Sedangkan di wilayah Kepulauan Riau, PANTAU KB difokuskan di tiga wilayah prioritas yakni Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Karimun. Sasaran utamanya adalah Peserta KB Baru (PB) dengan seluruh metode kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS) pascapersalinan, pascakeguguran, serta PUS yang belum terpenuhi kebutuhan ber-KB-nya.

Wakil Kepala Rumkitban, Lettu Karisa menyatakan siap mendukung PANTU KB

“Kami siap mendukung PANTAU KB demi menjangkau masyarakat lebih luas lagi agar terpenuhi kebutuhan Ber-KB nya,” ujar Karisa.

Selain di wilayah prioritas, Pelayanan KB Serentak juga dilaksanakan di Tanjungpinang, Lingga, Natuna, dan Kepulauan Anambas untuk melayani KB ulangan, ganti cara, dan Peserta KB Baru termasuk KB pascapersalinan. Dengan demikian, total sasaran pelayanan KB di seluruh Provinsi Kepulauan Riau pada momentum ini mencapai lebih dari delapan ribu akseptor.

Rohina mengatakan bahwa seluruh hasil pelayanan KB dicatat dan dilaporkan melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Kemendukbangga/BKKBN hingga 20 Februari 2026.

“Melalui pelayanan KB serentak ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas akses layanan kesehatan reproduksi yang merata dan berkualitas sebagai bagian dari pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045” tambahnya.

Penulis: Dewita

Komentar