Percobaan Bunuh Diri di Jembatan Sungai Tanang

Bukittinggi, Headline520 Dilihat

Dailykepri.com | Bukittinggi – Selasa pagi tanggal 20 desember 2022, pengguna jalan di jembatan Sungai Tanang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam dikejutkan oleh aksi percobaan bunuh diri seorang pria.

Kejadian diketahui pertama kali oleh saksi mata, Zulfahmi. Pria yang biasa berjualan di kedai Kilang Santan miliknya yang berlokasi tidak jauh dari tempat kejadian, dimana pada saat itu ia mendengar seorang ibu-ibu menjerit sambil mengatakan bahwa ada seorang laki-laki mengendarai Sepeda Motor Mio GT Warna Putih dengan Nomor Polisi BM 3212 HE yang melompat dari jembatan Sungai Tanang. Mengetahui hal tersebut Zulfahmi berlari mendatangi jembatan tersebut yang hanya berjarak kurang lebih dua puluh meter dari tempat berjualannya.

Terlihat seorang laki-laki sudah tergeletak di dasar sungai bawah jembatan. Kemudian  Zulfahmi langsung memberitahukan pihak Dinas Damkar Kabupaten Agam tentqng kejadian agar segera datang memberikan pertolongan. Sedangkan sebagian masyarakat yang mengetahui kejadian langsung berlarian menuju lokasi.


“Tak berselang lama datang beberapa orang petugas Damkar Kabupaten Agam beserta masyarakat yang turun kebawah atau dasar sungai dibawah jembatan untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban” lanjut Zul.

Hifzul Hadi, salah satu masyarakat yang membantu mengantarkan korban IGD Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi menyampaikan kondisi korban mengalami kritis dan penurunan kesadaran, sedangkan untuk luka luar yang terlihat yakni kaki kanan mengalami patah tulang, bibir robek, kepala juga mengalami luka robek dan saat ini sedang dilakukan upaya pertolongan oleh pihak Rumah Sakit RSAM.

Korban diketahui berinisial DD atau CDK, Warga Bangkaweh, Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.

Sementara adik kandung korban RN, 20 tahun yang diketahui merupakan seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Bukittinggi, mengatakan sebelum kejadian percobaan bunuh diri itu, ia diberitahukan oleh DD bahwasanya ia mau pergi ke WC.

Setelah itu diketahui RN bahwa sepeda motor yang parkir dihalaman rumah sudah tidak ada, dan lebih kurang empat puluh menit kemudian seorang tetangga memberitahu RN bahwa DD saat ini berada di RSAM Bukittinggi.


RN menambahkan bahwa tiga atau empat bulan sebelumnya DD terlihat seperti banyak melamun, sering termenung serta agak linglung dan cuek terhadap situasi lingkungan sekitar, bahkan dua bulan yang lalu DD juga pernah melakukan upaya bunuh diri dengan cara meminum racun tanaman yang akan digunakan ibunya.

Akibat kejadian tersebut DD sempat dirawat selama tiga hari di RSOMH (Rumah Sakit Otak Muhammad Hatta) Bukittinggi. Akan tetapi seluruh keluarga korban tidak mengetahui adanya permasalahan apapun yang disampaikan oleh Korban, ungkap Rani

Komentar