ABH Imbau Warga Hemat Air Saat Musim Kemarau

Batam, Headline6768 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Ketersediaan air baku di sejumlah waduk utama Kota Batam kini berada pada kondisi kritis setelah permukaan air terus menyusut selama musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Maret mendatang. Pemantauan terakhir menunjukkan rata‑rata penyusutan mencapai 2–3 cm per hari, angka yang mendorong beberapa waduk memasuki status darurat pasokan air. Kondisi ini terjadi karena sumber waduk sepenuhnya bergantung pada curah hujan, sementara prakiraan BMKG menunjukkan belum ada tanda pemulihan curah hujan dalam waktu dekat.

Menanggapi situasi tersebut, Air Batam Hilir meningkatkan upaya operasional untuk menjaga ketersediaan air bagi pelanggan, terutama menjelang momen yang biasanya meningkatkan konsumsi seperti perayaan Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri. Langkah yang ditempuh meliputi penyesuaian distribusi, pemantauan intensif kondisi waduk, dan koordinasi teknis untuk meminimalkan gangguan layanan. Meski demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa upaya teknis saja tidak cukup untuk mengatasi tekanan pasokan yang terus meningkat.

Krisis ini menempatkan tanggung jawab pada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga ketersediaan air. Penggunaan air secara bijak menjadi kunci mitigasi jangka pendek yang dapat segera dilakukan oleh warga. Langkah sederhana namun efektif antara lain mengurangi pemborosan, memperbaiki kebocoran pipa di rumah, menggunakan air secukupnya saat mandi dan mencuci, serta menunda kegiatan yang membutuhkan volume air besar jika memungkinkan. Selain itu, menjaga dan memulihkan daerah resapan air serta mempertahankan ruang terbuka hijau akan membantu memperbaiki siklus hidrologi lokal dalam jangka menengah hingga panjang.

“Ketersediaan air bukan hanya urusan teknis, ini soal kebiasaan kolektif, setiap liter yang kita hemat hari ini membantu menjaga pasokan untuk keluarga dan tetangga besok.” Pernyataan ini menekankan bahwa perubahan perilaku individu memiliki dampak nyata terhadap ketahanan air kota, terutama saat sumber utama bergantung pada pola hujan yang tidak menentu.

Untuk mengurangi risiko gangguan layanan dan memastikan penanganan keluhan berjalan cepat, masyarakat dianjurkan menggunakan saluran resmi pelanggan Air Batam Hilir. Saluran tersebut meliputi Kantor Pelayanan Pelanggan di Bengkong, Batu Aji, dan HO Batam Center; Call Center (0778) 5700 000; WhatsApp 0811 778 0155; aplikasi mobile Air Batam Hilir; serta akun media sosial Instagram @airbatamhilir, Twitter @airbatamhilir, Facebook airbatamhilir, website www.airbatam.com, dan email kontakpelanggan@airbatam.com. Menggunakan kanal resmi memastikan keluhan tercatat dan ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Kondisi saat ini menjadi pengingat bahwa ketahanan air adalah hasil sinergi antara kebijakan, pengelolaan teknis, dan kebiasaan masyarakat. Dengan langkah bersama menghemat air, melaporkan kebocoran, dan menjaga daerah resapan Batam dapat melewati puncak musim kemarau dengan gangguan seminimal mungkin dan menyiapkan diri menghadapi tantangan iklim di masa depan.

Komentar