Nagari Silokek Menuju Digital: Kominfo Sijunjung Gelar Pelatihan SPBE dan E-Government

Headline, Sumbar3165 Dilihat

Dailykepri.com | Sijunjung – Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mendorong percepatan transformasi digital hingga ke tingkat nagari. Kamis (31/7/2025), Kominfo Sijunjung menggelar Pelatihan Digitalisasi Pelayanan Publik Nagari dan Pengelolaan E-Government di Kantor Wali Nagari Silokek.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah untuk memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dalam memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan transparan. Kegiatan pelatihan diikuti oleh perangkat nagari, staf pelayanan, serta unsur pemerintahan lokal lainnya.

Kepala Dinas Kominfo Sijunjung, drg. Ezwandra, M.Sc, hadir langsung sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar penggunaan teknologi, tetapi transformasi menyeluruh dalam cara kerja birokrasi.

“Kita ingin memastikan nagari-nagari di Sijunjung siap menghadapi era digital. SPBE bukan hanya soal aplikasi, tapi soal budaya kerja yang lebih terbuka dan akuntabel,” tegas Ezwandra.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan SDM di tingkat nagari agar bisa mengoperasikan sistem digital, sekaligus memahami filosofi pelayanan publik yang berorientasi pada kecepatan dan akurasi data.

Turut memberikan materi, Mega Asbut, SE, M.I.Kom, Pejabat Fungsional Pranata Komputer Ahli Muda Bidang Tata Kelola TI. Ia membawakan sesi teknis tentang penggunaan aplikasi persuratan digital bernama SUTAN MUDO, sebuah inovasi lokal untuk mempermudah proses administrasi dan surat-menyurat di pemerintahan nagari.

Pelatihan disampaikan secara interaktif dan aplikatif, membuat para peserta terlihat antusias dari awal hingga akhir sesi. Mereka mendapatkan pemahaman langsung tentang manfaat digitalisasi dalam mendukung pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat.

Dengan pelatihan ini, Nagari Silokek diproyeksikan menjadi salah satu nagari percontohan dalam implementasi e-Government di Kabupaten Sijunjung. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah nagari dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.

“Kalau nagari bisa digital, pelayanan publik akan makin dekat, mudah, dan terpercaya bagi masyarakat,” tutup Ezwandra.

Transformasi digital di tingkat nagari ini bukan hanya menjawab tantangan zaman, tapi juga membuka peluang baru dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani secara lebih maksimal di akar rumput. (Ris1)

Komentar