Dailykepri.com | Batam – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Batam memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 dengan kapal laut dari Batam menuju Belawan, Medan, akan terjadi pada 16 dan 19 Maret. Kedua jadwal tersebut menggunakan KM Kelud yang melayani rute Batam-Belawan.
Kepala Cabang Pelni Batam Edwin Kurniansyah menyebut tingkat keterisian penumpang untuk kedua jadwal itu masih sekitar 75 persen. “Belum penuh, sampai saat ini masih kurang lebih 75 persen,” ujarnya, Jumat. Ia menambahkan penjualan tiket masih berlangsung sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket mudik pada jadwal tersebut.
Berdasarkan Sertifikat Keselamatan Kapal Penumpang (SKKP), KM Kelud memiliki kapasitas normal 2.607 penumpang dan kapasitas dispensasi hingga 3.457 penumpang. Selain itu, Pelni juga menyiapkan KM Nggapulu dengan kapasitas normal 2.138 penumpang dan kapasitas dispensasi 2.955 penumpang. KM Nggapulu akan melayani rute Batam-Belawan pada 15 Maret dan Batam-Tanjung Priok pada 18 Maret.
Edwin juga menyampaikan adanya program mudik gratis yang difasilitasi oleh sejumlah pihak. “Ada program mudik gratis dari Persero Batam untuk keberangkatan 16 Maret tujuan Belawan dengan kuota 250 penumpang,” katanya. Ia menambahkan Telkomsel juga menyediakan program serupa pada 18 Maret tujuan Tanjung Priok dengan kuota 200 penumpang.
Secara nasional, Batam diperkirakan menjadi salah satu pelabuhan keberangkatan terpadat selama periode angkutan Lebaran tahun ini. Batam menempati posisi ketiga setelah Makassar dan Balikpapan, dengan rute terpadat diprediksi terjadi pada perjalanan Batam-Belawan, Belawan-Batam, Balikpapan-Surabaya, Kumai-Semarang, serta Makassar-Surabaya.












Komentar