Li Claudia Tinjau Pembangunan TPS BIN Tertutup di Sekupang, Pastikan Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Batam, Headline4658 Dilihat

Dailykepri.com | Batam – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, kembali melakukan peninjauan lapangan terhadap pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Berbasis Infrastruktur dan Teknologi (BIN) Sampah Tertutup di Kecamatan Sekupang, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Batam dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Peninjauan dimulai dari Gedung Beringin di Kelurahan Sungai Harapan dan dilanjutkan ke sejumlah titik lain yang telah ditetapkan sebagai lokasi pembangunan TPS. Total terdapat 11 titik pembangunan yang tersebar di tujuh kelurahan di Kecamatan Sekupang. Setiap lokasi memiliki karakteristik lahan dan kondisi lingkungan yang berbeda, sehingga memerlukan penyesuaian teknis secara spesifik.

Dalam kunjungan tersebut, Li Claudia didampingi oleh tim teknis dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR), Badan Pengusahaan (BP) Batam, serta jajaran kecamatan dan kelurahan setempat. Mereka bersama-sama mengevaluasi berbagai aspek penting, seperti kondisi lahan, aksesibilitas jalan, kesiapan utilitas, serta dampak terhadap lingkungan sekitar. Verifikasi langsung ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan TPS BIN Tertutup dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Salah satu fokus utama dalam pembangunan TPS ini adalah penerapan sistem pemisahan sampah organik dan nonorganik sejak awal. Menurut Li Claudia, TPS BIN Tertutup tidak hanya akan berfungsi sebagai tempat pembuangan, tetapi juga sebagai pusat pengelolaan sampah berbasis teknologi. Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan proses pengolahan sampah menjadi lebih efektif dan tidak mencemari lingkungan.

“Nanti TPS BIN Tertutup ini bukan hanya tempat pembuangan. Kita siapkan sistem pengelolaan yang terintegrasi. Sampah organik dan nonorganik akan dipisahkan sejak awal agar proses pengolahannya lebih efektif dan ramah lingkungan,” ujar Li Claudia dalam keterangannya di lokasi.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan pertimbangan sosial dalam setiap pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pemilihan lokasi TPS harus memperhatikan jarak dengan permukiman, kenyamanan lingkungan, serta menerima masukan dari warga sekitar. Tujuannya adalah agar pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat.

“Kita ingin Batam semakin bersih. Ini komitmen bersama agar kota ini memiliki sistem pengelolaan sampah yang jauh lebih baik,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang menyeluruh dan partisipatif, Pemerintah Kota Batam berharap pembangunan TPS BIN Tertutup di Sekupang dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah modern yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Komentar