Dailykepri.com | Karimun — Suasana haru menyelimuti Gedung Serbaguna lantai II Mapolres Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (30/8/2025), saat jajaran kepolisian, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan komunitas ojek online menggelar doa bersama untuk mendiang Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban dalam insiden kericuhan demonstrasi di Jakarta beberapa hari lalu.
Acara yang berlangsung mulai pukul 11.30 WIB hingga menjelang waktu Zuhur itu dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun, AKBP Robby Topan Manusiwa, S.I.K., M.H. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, yang disebut bukan bagian dari massa aksi, melainkan sedang menjalankan tugas mengantar pesanan saat insiden terjadi.
“Doa bersama ini adalah bentuk keprihatinan dan belasungkawa kami atas musibah yang menimpa saudara kita Affan Kurniawan. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas nama institusi Polri dan berkomitmen untuk menegakkan hukum secara profesional dan transparan terhadap anggota yang terlibat,” ujar AKBP Robby.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Karimun Raja Rafiza, Ketua FKUB Karimun Rasit Nur, M.M., Ketua LAM Karimun Amir Luhllah, jajaran PJU Polres, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas dan komunitas ojek online. Salah satu perwakilan pengemudi ojol dari Karimun, Robby Hartanto, menyampaikan harapannya agar kasus ini diusut secara adil.
“Affan adalah tulang punggung keluarga. Ia bukan demonstran, hanya sedang mengantar orderan. Kami berharap pelaku penabrakan mendapat hukuman setimpal dan proses hukum berjalan transparan,” tegas Robby.
Ketua DPRD Karimun, Raja Rafiza, juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Kapolres dalam merangkul semua elemen masyarakat melalui kegiatan doa bersama. Ia berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhum ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT.
Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian aparat terhadap masyarakat serta komitmen menjaga situasi kondusif di Kabupaten Karimun. Doa lintas agama yang dipanjatkan oleh tokoh Islam dan Kristen turut memperkuat pesan solidaritas dan empati dalam menghadapi tragedi kemanusiaan.
Kasus wafatnya Affan Kurniawan kini menjadi perhatian publik, dan masyarakat berharap proses hukum berjalan sesuai prinsip keadilan. (*/Yandriemar’s)
Komentar